Nectaria Ayu – Mengajar itu ternyata penuh sensasi

20 Februari 2013 menjadi tanggal yang akan terus membekas

dibenak saya. Bagaimana tidak? di hari ini saya yang tidak pernah mengajar anak SD, dengan penuh kepercayaan diri harus mengajar di depan anak kelas 1-3 SD RAWA BADAK 01 PAGI. Semalaman saya nyiapin materi (kebiasaan deadliners) sampai sampai baru tidur jam 12 malam teng! Dan bangun pagi jam 4 teng! Karena saya juga harus siapkan bekal sarapan (buah) & ngebrief si nanny untuk masak ini itu buat putri saya. Di otak, saya sudah siap dengan berbagai skenario mengajar, sampai-sampai rempong sendiri dengan bawaan untuk ngajar: mini mading tentang kebun organik, bola warna-warni, 200 kertas untuk anak-anak & sekotak sayuran organik!

Bel pertama bunyi! Saya kebagian mengajar kelas 3a. Games ‘bola virus’ yang saya ciptakan untuk ice breaking berhasil, dan yang tidak disangka, ternyata anak-anak hampir semuanya mengenal nama sayuran organik yang saya bawa. Lucunya ada anak yang suka dengan jengkol dan bertanya: “kak jengkol itu sayur bukan sih?” (hahaha, aseli saya gak jawab karena gak tau). Kelas kedua saya kebagian ngajar kelas 2SD. Kelas 2a ini agak sedikit bikin saya teriak- teriak, karena anak-anaknya sangat aktif dan rasa ingin tahu-nya tinggi. Jadi saat di suruh duduk mereka tetep aja maju dan menyerbu kotak sayuran organik yang saya tulis ‘makanan super. Makanan pinter’. Selesai mengajar suara saya pun jadi seperti atiek cb…serak gilaaa. Kelas ketiga, 3B…nah ini kelas favorit saya. Di kelas ini saya coba jelaskan tentang arti sayur organik dan lucunya mereka mengerti dan mengambil kesimpulan bahwa organik itu artinya ‘sayuran yang tidak beracun’. Anak-anak di kelas ini juga semangat sekali ketika diajak WOSSSH SAYURAN & CHIBI-CHIBI WOOSSSH. Kelas terakhir, kebagian ngajar anak 1B, ini kelas LUAR BIASAAA! Bagaimana tidak ternyata anak kelas 1 ini susah sekali untuk diatur, ada yang berantem, ada yang tukang ngadu, ada yang gak berhenti nanya, ada yang mau eek…wah bener-bener bikin otak saya muter 360 derajat. Salut sekali dengan bapak ibu guru yang bisa mengajar anak kelas 1 SD😀

Kesimpulannya, menjadi guru itu tidak mudah. Kita harus menjadi manusia yang punya 1001 akal dan punya otak sangat kreatif dan
hati yang sabar! Karena anak-anak ini sangat cerdas dan kecerdasan mereka harus bisa dikembangkan agar tidak sia-sia. Sayangnya
sarana perpustakaan tidak ada, makanan yang tersedia di kantin pun jauh dari sehat. Semoga di kelas inspirasi berikutnya saya masih bisa terpilih menjadi ‘guru sehari’ karena mengajar itu bikin nagih yah

Sekian

Nectaria Ayu

Pengusaha Sayur Organik & Warung Makan Organik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s